Mika Orange


Mika itu plastik cover buat jilid tugas makalah, proposal atau kliping. Mahasiswa akhir kayak saya, mika berguna untuk cover usulan penelitian dan draft penelitian. Dan saya menggunakan mika orange. Kenapa orange? Karena itu warna identitas fakultas. Tiap fakultas di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) punya warna identitas. Orange, jadi warna identitas buat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Entahlah, kenapa FISIP warna identitasnya orange? Sudah ditentukan dari Universitas. Just it! Orange itu percampuran dua warna primer, merah dan kuning. Warna-warna yang menyala. Kalau di keramaian dan kegelapan pasti keliatan karena warnanya mencolok. Buktinya tim SAR, anak-anak Teknik Geologi Unsoed pada bikin jaket warna orange. Meraka yang bekerja di kegelapan, yakin warna orange lebih terang daripada warna yang lainnya sehingga memperlancar pekerjaan. Warna cerah, secerah masa depan saya nanti. aamiin.

Skripsi, Tugas Akhir, dont be affraid! Pernah shock jadi mahasiswa tingkat akhir, tapi pasti bakal bahagia karena punya embel-embel Sarjana Ilmu Komunikasi (S.ikom) di belakang nama.  Waktu berjalan begitu cepat, tanpa tersadar harus segera menyelesaikan tugas sebagai mahasiswa. Amanah ini harus segera tertunaikan. Sudah lebih lima tahun. Mungkin bisa dibilang lulus telat kalau dibanding teman-teman seangkatan tapi jatah kuliah 7 tahun ko, baru Drop Out (DO). Innalillah. Ingat kata salah seorang senior sejurusan, “tenang fit ga lulus cepet kayak yang lain, yang penting kita lulus tepat”. Lulus tepat artinya kita sudah siap dengan segala kehidupan pasca kampus. Tidak gagap. Jelas dan sudah punya bekal persiapan di pasca kampus. Sepakat, karena tidak sedikit juga teman-teman yang sudah lulus, linglung mau berbuat apa. Sedikit penghibur dan angin segar🙂 kadang galau juga, tapi ingat quotes :

Saat menyaksikan teman satu angkatan atau satu generasi berhasil mencapai puncak jauh lebih cepat daripada yang bisa Anda dapatkan, janganlah berkecil hati. Setiap orang memiliki cara dan jalannya masing-masing, dan setiap orang mendapatkan hasil dari jerih payahnya sendiri. —Rhenald Kasali

Hidup itu harus punya targetan, begitu kata Bapak. Oke, target insya Allah wisuda 18 Desember 2012. Insya Allah itu harus diperjuangkan sampai titik darah penghabisan. Yups, Man Jadda Wa Jadda, Siapa yang bersungguh-sungguh dapatlah ia. Sepakat kata Bapak, perjuangan itu ga semudah yang dibayangin tapi kalau bersungguh-sungguh pasti berhasil. Sip! Mohon doanya pak, doa orang tua itu mustajab.

Bergulat dengan draft bermika orange ini lama sekali. Bukan salah siapa-siapa. Salah diri sendiri yang kurang fokus. Pembimbing pertama minta per bab, lamo nian. Konsultasi per bab lewat email pula. Paringono sabar Ya Rabb. Kadang bisa seminggu bisa baru dikembaliin revisinya. Kadang kalau udah dikasih draft koreksinya, banyak godaan buat perbaiki revisinya. Pembimbing kedua, alhamdulillah bisa ketemu kalau selesai revisi. Paling dua hari langsung kasih revisian, sore selesai dikoreksi. Kalau cobaan untuk pembimbing kedua, harus nunggu di kampus lama. Kadang di kampus 2jam, ketemu palingan 10 menit. Jadilah, hanya butuh sebulan udah di-acc seminar. Seminar proposal penelitian. Batas akhir yudisium 23 November 2012, berusaha sungguh-sungguh dan yakin dengan kekuatan Allah. Kun Fayakun!

Sekitar 30 halaman usulan penelitian, insya Allah siap dipresentasikan. Semoga Allah memperlancar dan mempermudah segala proses menuju S.ikom yang sedang ku lalui. Berinteraksi dengan draft bermika orange ini, bikin diri makin mantaplah. Kadang kalau merasa sedang sulit jalannya, jadi berkaca pada diri. Bikin makin akrab dengan-Nya. Apa ada yang salah dilakukan selama ini? Apa ada suatu yang dilakukan dan Allah tidak meridhoi? Jangan-jangan Allah cemburu. Pede abissss..ckckck. boleh percaya, kalau mau ketemu dosen pembimbing itu biar pede. Malamnya Qiyamul lail, dhuha dulu dan sebelum ngampus khatam tilawah 1 juz quran.

Harapan untuk menyandang gelar S.ikom bukan hanya saya yang ingin. Tapi juga Bapak dan keluarga. Biar tenang, bisa membanggakan keluarga dan segera mengejar target berikutnya itu kata-kata Bapak. Semoga Allah memperlancar seminar skripsi dan proses selanjutnya sampai pakai toga. Bersemangat, biar draft bermika orange bisa segera berhard cover orange🙂

Ayah…jazakallah bil jannah untuk tiap peluh, setiap kerut dahimu, setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit, untuk tetes”air mata laki-laki” ketika kau khawatirkan aku. untuk kepercayaanmu padaku, meski sering ku khianati. Tak akan bisa terbalas, kecuali hanya dengan doa “Semoga Allah mengganti semuanya denga surga, semoga bisa ku bayar dengan surga yang Allah beri. semoga. aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s