dari para pecinta hujan #1


Mencintai hujan tidak terbatas hanya pada aroma petricornya, sendu rintiknya, gemericik cerianya, dan senyum pelanginya saja.. tapi juga mencintai petir dan lebatnya kala hujan marah, mencintai kemarau yang digilirkan setelahnya, semua adalah tanda cinta dari-Nya.. tetaplah bersyukur, carilah hikmah di setiap skenario-Nya.. barokallohu fiek

Aku suka mendung aku suka hujan, mendung adalah cerah hujan adalah kebahagiaan, ada sebuah semangat dalam setiap pagi yang mendung, ada sebuah kegembiraan dalam setiap hujan, aku ingin beranjak saat cuaca mendung, aku ingin berlari, melompat saat hujan, aku seperti mendapatkan kekuatan maha dasyat ketika hari mendung, moodku naik 1000 kali lipat saat hujan turun. Hariku mendung, hidupku hujan:)

Angin berhembus lembut, awan senja bewarna orange menghiasi langit menjelang sore. Apakah ini tanda bahwa hujan merindukan kita atau justru kita yang kembali merindukannya setelah beberapa hari ia pergi dan langit siang dihiasi terik sang mentari serta malam yang jernih berhiaskan cahaya para bintang.

Hujan, hadirmu begitu kunanti…

Hujan berpesan melalui angin yang berhembus :
“Berdo’alah kepada Rabbku, agar Ia mengizinkanku turun dari langit untuk kembali membasuh hati yang kering, menyeka luka yang lara, dan menghapus kesedihan yang merana. Jika engkau merindukan aku, Mintalah. Karena aku hanya diperuntukan kepada mereka yang membutuhkan Kasih Sayang Rabbnya!”

Hujan merupakan sebuah siklus dimana awan yang berkumpul bersama, dan gugur terbunuh bersama. Hujan datang menyejukkan dunia fana yang kerontang. Dan pelangi menjadi saksi sejuknya dunia saat hujan itu reda.

Aku ingin menjadi hujan
Karena saat awan tak mampu lagi mempertahankannya dia akan jatuh, namun dia tak sendiri.

Mereka bersama sama.
Membentuk lagu dengan alunan indah, menyerbu gemerisik menyuarakan suara merdu saat mereka saling berbenturan terjatuh tertahan di atap atap rumah.
Hujan turun dengan ribuan bahkan jutaan tetesnya. Mereka tak pernah terjatuh sendiri.

Hujan turun dengan warna yang sama, Dari langit yang sama
Selayaknya hujan, mengisyaratkan bahwa manusia itu sama. Kita adalah sama.

Apakah hujan melambangkan kesedihan?? Tidak, bagiku hujan adalah kebahagiaan
Suatu saat nanti aku ingin menceritakan kisahku dan dia bersama hujan.

Dimana kisah itu akan membuat orang menangis terharu, terhenyak menyesak di dada dan merasa pilu. Namun nanti pada endingnya, aku ingin memunculkan hujan.
Akan ku jadikan hujan sebagai pengganti sesaknya pilu menjadi kebahagiaan. Dan tangis menjadi senyuman.

Itulah mengapa aku suka hujan.

Bersama hujan kita melangkahkan jejak kenangan, Kenangan di masa lalu yang membuat kita terpuruk dalam lumpur yang dalam. Namun hujan kali ini berbeda, sebuah langkah yang tercipta diiringi ritme hujan yang merdu menjadikan taman-taman yang layu karena rindu kini merekah menebarkan senyuman akan keindahannya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s