Bahagia itu sederhana


Bukankah bahagia itu benar-benar sederhana?

Seperti ketika aku mencoba menghadirkan senyumanmu pada tiap sudut langit di atas kepala.

Bukankah bahagia itu teramat sederhana?

Seperti ketika aku merasakan irama symphoni terindah di antara berkubik-kubik air asin yang menenggelamkan suaramu perlahan.

Lalu bukankah rindu ini akan semakin sederhana?

Seperti ketika setiap gema coba kutitipkan pada jilatan ombak yang menderu.

Masih kah kau ragu, bahwa cinta ini pun amatlah sederhana…

Sudah cukup meski tanpa kata. Bahagia. Dan ingin melihatmu terus tertawa. Itu saja. Sederhana bukan?

Lucu. Karena selalu saja, aku terus menulis tentangmu dari waktu ke waktu …

kebahagiaan itu sesungguhnya sederhana. Dia ada dalam hati yang bersyukur, dan ketulusan mencintai serta memaafkan

#someday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s