Hidmul Khilafah wa Bina-uha (Runtuhnya Khilafah dan Upaya Menegakkannya) – Asy Syahid Asy Syaikh ‘Abdullah ‘Azzam


Bagian  1-6

RUNTUHNYA KHILAFAH DAN JALAN MENEGAKKANNYA

 

Adz Dzariyat: 56-58

 

  1. IBADAH DI SISI SEORANG MANUSIA

Tujuan hidup manusia : ibadah kepada Allah azza wa jalla. Mempunyai dua sisi :

  1. ibadah fardhiyah yang bersifat individu

bias dilaksanakan oleh seseorang secara sendiri-sendiri. Sama saja, apakah di sana ada tatanan dan peraturan atau tidak. Sama saja , apakah orang tersebut hidup di Amerika atau di Rusia atau di negeri Barat. Dapat menjalankan ibadah fardhiyah secara terang-terangan atau diam-diam

  1. ibadah jama’iyah yang bersifat kolektif

hanya mungkin bias dikerjakan oleh sekelompok orang. Diantaranya : Haji, Jihad, menegakan hokum-hukum Allah di muka bumi.

Tentang mencuri – QS. Al Maidah:38

Tentang Berzina – QS. An Nuur : 2, 4

 

Hokum-hukum had tidak mungkin bisa ditegakkan jika tidak melalui jama’ah. QS. Al anfaal :72-73

Amerika bersekutu dengan Negara-negara Eropa. Uni Soviet juga bersekutu dengan Negara-negara komunis di Eropa Timur. Mereka yakin semakin bertambah kekuatan yang mereka miliki akan semakin menambah peranan dan sepak terjang mereka di permukaan bumi.

Apabila tolok ukur dlam suatu masyarakat adalah Islam yakni kitabullah dan sunnah, maka keutamaan manusia diukur dengan hafalan quran mereka, dengan jihad mereka dengan pengetahuan mereka terhadap kitabullah dan sunnah, dengan akhlaq mereka, dengan pengorbanan mereka. Lain halnya dengan masyarakat jahiliyah. Materilah yang menjadi tolok ukur mereka. Bagaimana mereka bersaing? Kadang bersaing dengan banyaknya harta. Kadang dengan perkara remeh sehingga  persaingan ini tidak menambah apapun kecuali hanya kehilangan, kemerosotan dan kerusakan.

 

Kisah Presiden Amerika Ronald Reagen : keahlian menyanyi dan menari, memimpin dunia selama delapan tahun

Kisah Nashr bin Hajjaj, zaman Khalifah Umar ibn Khattab : berwajah tampan, wanita menyanyi menyebut-nyebut namanya. Ia digunduli, tetapi semakin bertambah tampan. Akhirnya ia dikeluarkan dari Madinah.

Kisah Qodhi Yusuf, Harun Ar Rasyid dan Rakyat jelata

 

Masyarakat yang bersih, menempatkan posisi sesuai dengan haknya. Kedudukan seorang muslim ditentukan dengan amalannya dalam Islam. Inilah standar untuk mengukur keutamaan seseorang dalam masyarakat Islam. Bilal lebih utama dari Abu Sofyan, karena Bilal lebih dahulu masuk Islam dan lebih banyak pengorbanannya, meskipun Abu Sofyan adalah pemuka Quraisy.

 

 

 

  1. KHILAFAH MERUPAKAN BAHAYA LATEN BAGI KAUM KAFIR

Orang-orang non muslim menyelidiki ‘apa yang menjadi rahasia kejayaan Islam dan eksistensinya di bumi?’ mereka menyimpulkan bahwa ada beberapa perkara yang dapat menyatukan kaum muslimin di seluruh dunia. Antara lain : khilafah, ka’bah, masjid nabawi dan jihad fii sabilillah. Focus yang pertama adalh meruntuhkan khilafah, karena khilafah seperti menara api yang memberikan lentera penerangan di malam yang gelap.

Mereka membuat perencanaan  untuk meruntuhkan khilafah utsmaniyah dan menyingkirkan sultan Abdul Hamid yang sudah berkuasa tahun 1876-1909 M. beliau lulusan fakultas syari’ah, rangking kedua dari semua mahasiswa fakultasnya, yang pertama Munib Hasyim, mufti Palestina.  Beliau dinobatkan khalifah setelah kematian dua orang khilafah sebelumnya yaitu ayah adan pamannya. Mereka dibunuh oleh Mid-Hat Basya. Ia adalah tokoh masonisme di turki, menadapat dukungan Negara-negara barat dalam menjalankan program sekulerisasi, disebut bapak pembebasan.

Mid-Hat berkata kepada Sultan Abdul Hamid bersedia menyerahkan khilafah jika ia bersedia memaklumatkan ‘Undang-Undang’. Yakni peraturan yang diambil dari undang-undang Negara eropa, yang mempersamakan hak orang-orang nasrani, Yahudi dan Muslim.

Khilafah jatuh pada 3 Maret 1924 H, orang-orang Eropa mengatakan tidak mungkin didiamkan bagaimanapun juga segala upaya umat muslimin untuk mengembalikan khilafah.

Untuk merealisasikan meruntuhkan khilafah , maka yang pertama mereka kerjakan adalah menyingkirkan Sultan Abdul Hamid. Sebab beliau adalah figure muslim yang teguh dalam memegang prinsip.

Sultan Abdul Hamid paham bahwa biang yang mendalangi tewasnya khalifah sebelumnya adalah Mid-Had. Beliau menyetujui permintaan Mid-Hat untuk memaklumatkan undang-undang. Lalu diserahkanlah daulah ‘Utsmaniyah kepada beliau. Langkah pertama yang beliau lakukan adalah menangkap, menjebloskan dalam penjara dan menggatung mati Mid-Hat Basya. Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi Negara-negara Eropa.

 

  1. PERISTIWA BESAR

Peristiwa besar yang terjadi pada masa pemerintahan Sultan Abdul Hamid ialah pada tahun 1887 M di Basel, Swiss. Organisasi Yahudi Internasionla mengadakan pertemuan untuk mendirikan sebuah negarabagi bangsa Yahudi. Dipimpin oleh Theodere Hertzl, ia mangatakan : Sesungguhnya alasan kita berkumpul disini adalah untuk mencari tanah yang akan kita jadikan sebagai Negara kita.

 

  1. ASAL BANGSA YAHUDI

Di Eropa, bangsa Yahudi megalami pengusiran, terutama di Spanyol. Petrus the Greet , Kaisar Rusia, tahun 1882 M membantai jutaan orang Yahudi. Mayoritas bangsa Yahudi di Dunia adalah di Rusia. Dari kawasan bernama Khazar. Tetapi orang Yahudi sekarang mengatakan ‘Kami berasal dari “tanah yang dijanjikan” palestina. Palestina adalah negeri nenenk moyang kami. Pengakuan mereka tidak benar. Sebenarnya asal usul mereka adalah Khazar. Untuk menghapus kepalsuan mereka maka mereka menghapus kata ‘Khazar’ dari peta geografis dunia. Mereka menamakan laut Khazar dengan nama baru “Laut Caspi” (Caspien Sea).

Mereka berkata kami dibantai di setiap tempat maka kami harus berkumpul di suatu tempat. Tempat yang paling baik untuk tempat tinggal kamii adalah negeri nenek moyang kami, negeri yang dijanjikan pada kami, negeri Yerussalem., dimana istana Sulaeman pernah berdiri. Menurut kitab Taurat dan Talmud pada kami, harus didirikan kembali istana Sulaiman melalui tangan salah seorang putra Dawud, dari dalam istana itu salah seorang putra Dawud akan memeimpin dunia.

Jalan terbaik membangkitkan dan menyentuh bangsa Yahudi adalah doktrin Agama.

Lalu bagaimana mereka sampai ke Palestina? Dan dimana posisisi Palestina saat itu?  Pada waktu itu Palestina merupakan wilayah kekuasaan Daulah ‘Utsamaniyah. PBB dan DK belum ada. PBB dan DK yang menciptakan dan mengendalikan organisasi tersebut adalah mereka, bangsa Yahudi

Lalu bagaimana dengan orang-orang Amereka? Mereka adalah orang-orang yang hilang (tidak berarti), setiap orang berfikir bagaimana cara mencari kesenangan. Bekerja keras selama lima hari dan hasailnya mereka buang diakhir pekan untuk bersenang-senang. Demikianlah kehidupan mereka seperti binatang ternak. QS. Muhammad : 12

Lalu siapa yang mengendalikan kebijaksanaan politik negeri AS? Tidaklain adalah orang-orang Yahudi. Wanita, uang, pers dan media massa semuanya ada di tangan mereka. Orang-orang Yahudi adalah orang-orang  Mujirim (banyak berbuat dosa). Mereka dengki pada golongan selain mereka . mereka menyebut orang-orang diluar mereka dengan kata ‘juelem’ (ummi, tidak mengenal baca tulis atau bodoh) QS. Ali imran :75

Kedengkian selama berabad-abad mereka tumpahkan pada orang-orang nasrani dan orang-orang muslim.

 

  1. BEBERAPA PENAWARAN YANG DIAJUKAN HERTZL KEPADA SULTAN ABDUL HAMID

Dalam konferensi Bazel, Hertzl, mengeluarkan gagasan besar : saya ingin memebangun sebuah Negara di atasa tanah leluhur kita. Pensirian Negara ini saya batasi waktunya. Sepuluh tahun atau dua puluh tahun. Namun jangan sampai lebih dari lima puluh tahun.

Perintang gagasan ini adalh daulah ‘Utsamaniyah, dan figure yang memegang kekuasaan adalah Sultan Abdul Hamid. Mereka mendatangi Sultan Abdul Hamid dua kali, pada kedatngan yang kedua, tahun 1902 M, mereka menawarkan empat hal ;

  1. kami akan memberikan 150 juta dinar emas ke kantong prinbadi tuan – pada masa dimana dinar emas mempunyai nilai tukar yang sangat tinggi-
  2. kami akan menutup sebagian besar hutang daulah Utsmaniyyah
  3. kami akan membantu membangun armada laut
  4. kami akan membangunkan sebuat untuk tuan universitas Daulah Utsmaniyyah yang besar. Dan mereka mensyaratkan pendirian universitas itu di Palestina.

Mereka meminta imbalan tawaran itu yaitu meminta agar orang-orang Yahudi diperbolehkan untuk berhijrah ke Palestina.

Sultan mengatakan kepada Hertzl ;

Sesungguhnya andaikata tubuhku disayat-sayat dengan pisau atau salah satu anggota badanku dipotong maka itu lebih aku sukai daripada aku perkenankan kalian tinggal di bumi Palestina yang merupakan negri kaum muslimin. Sesungguhnya bumi Palestina telah direbut dengan pengorbanan darah. Dans sekali-kali bumi itu tidak akan dapat  dirampas dari mereka melainkan dengan pertumpahan darah. Dan sungguh Allah telah memuliakanku sehingga dapat berkhidmat kepada agama Islam selama tigapuluh tahu. Dan aku tidak adakan mencoreng sejarah leluhurku dengan aib ini. Sempanlah uangmu itu Hertzl. Jika Abdul Hamid telah mati, maka kalian akan mendapatkan negeri Palestina dengan Cuma-Cuma.

Sultan Abdul Hamid dikenalkan dalam sejarah sebagai seorang laki-laki penindas, lalim, congkak dan dictator. Dulu mereka menyebutnya Sultan Merah. Sebab yang menulis sejarah adalah orang-orang Yahudi atau murid orang-orang Yahudi.

 

  1. ORANG_ORANG YAHUDI MEMBUAT RENCANA JAHAT UNTUK MENYINGKIRKAN SULTAN ABDUL HAMID

Setelah kegagalan itu, Hertzl pergi ke Italia bersama Corsow. Corsow adalah seorang pengacara Yhudiyang berasal dari Donma. Yahudi Donma banyak melahirkan keislamannya untuk menghancurkan khilafah dengan nama Islam secara lahir. Setelah di Italia, Hertzl mengirimkan telegram kepada Sultan Abdul Hamid “ Anda harus membayar harga pertemuan itu dengan tahta dan jiwa anda.

Mereka berupaya membunuh beliau, mereka dating dengan sebuah mobil berisi bahan peledak dan meletakkannya di samping mimbar tempat Sultan Abdul Hamid shalat. Mimbar tersebut meledak, menyebabkan banyak kematian. Namun Allah menyelamatkan nyawa Sultan Abdul Hamid.

Setelah rencana itu gagal, maka mereka mengganti dengan rencana lain. Mereka membeli satu persatu orang-orang yang berada di sekita Sultan. Siaran-siaran juga deprogram untuk menimbulkan rasa anti kepada kepribadaian muslim. Pers, ulama, mentri-mentri muslim harus berbicara sesuai scenario mereka. Para pemimpin muslim menuduh bahwa Sultan adalah seorang yang mujrim, dictator , Sultan Merah, seorang yang buas. Mereka termakan oleh tipu daya Yahudi.

Mereka menggerakan musuh-mush Islam untuk menyerang Sultan. Mereka menumbuhkan bibit-bibit kebangsaan (nasionalisme) Arab di tanah-tanah yang subur, yakni melalui perguruan tinggi yang mereka dirikan, mereka mendirikan Universitas Amerika di kota Beirut. Kenapa Universitas? Sebab pada masa Sultan Abdul Hamid, pendirian gereja di negeri Islam dilarang. Demikian juga dengan para misionaris, mereka dilarang masuk ke negeri Islam. [fhs]

3 thoughts on “Hidmul Khilafah wa Bina-uha (Runtuhnya Khilafah dan Upaya Menegakkannya) – Asy Syahid Asy Syaikh ‘Abdullah ‘Azzam

  1. Ini dari buku “Runtuhnya Khilafah dan Upaya Mengembalikannya” ya?
    Boleh tau penerbitnya siapa?
    Saya lagi cari bukunya nich…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s