Aamiin


Suka banget kalo ada yang mendoakan. Rasanya gimanaaaaaaaa gitu😀 tiap bertemu saudara lama yang dipisahkan ruang dan waktu, ketika bertemu saya selalu bilang “mohon doanya yaa mba, teh, ukh, akh, mas, kak ” hhe
Kalau dalam ilmu matematika kan ada peluang yaaa? jadi saya mikir gini, semakin banyak yang mendoakan maka semakin besar peluang untuk diijabah. Inget yaah “diijabah” bukan “dihijabah”🙂 kalau dihijabah artinya ditutup. Saya pernah typo (salah ketik) waktu minta didoakan oleh seseorang

” Abang , mohon doanya yaa..moga segala urusan saya diperlancar dan dipermudah. siapa tau doa abang yang dihijabah”

kata beliau “diijabah lah neng, kalau dihijabah berarti ditutup”

saya cuma bisa nyegir kuda😀

Insya Allah ga dilarang buat minta didoakan oleh orang lain, lain soal kalau meminta didoakan oleh makam seseorang. Waktu saya di Masjid Agung Purwokerto, Masjid Agung Darussalam. Kebetulan lagi dispensasi shalat, jadilah saya menunggu kawan yang shalat di teras masjid. Kenapa shalat di sini? padahal jauh banget dari kampus yaa… iya, karena saya habis mempersiapkan keperluan seminar skripsi saya besok pagi.

Sambil membaca al matsurat dan senyum ramah kepada jamaah yang lewat. Tiba-tiba, ada seorang mbah yang mendekati saya,

“rumahnya dimana neng?” ini mbah, sunda deh kalau dari logatnya

“di jakarta mbah”

“jauh yaaa”

“lagi sekolah disini mbah,lagi skripsi” sambil senyum yang ramah sekaliiii🙂

“semoga sekolahnya diperlancar yaaa, cepet lulus.keluarga sehat-sehat”

“aamiiiin… trimakasih mbah. mohon doanya juga mbah, besok mau seminar skripsi” sambil mikir ini mbah ngerti ga ya? kalau dibilang seminar skripsi.

“iyaa…sukses ya neng :)”

“aamiin.trimakasih mbah :)”

sungguh… ada perasaaan tersemangati. ada perassan yakin bahwa besok akan sukses seminar skripsi. Karena sehabis dari sini langsung ke Rumah Sakit karena ada saudara seperjuangan yang di rawat dan benar samapi kost jam 22.00 WIB. Cape dan langsung tidur.

Alhamdulillah biidznillah dengan izin Allah, saya sukses🙂

dan ada lagi ketika saya di metromini, pulang perjalanan dari Kota Tua .Saya duduk disamping seorang nenek. Banyak ngobrol lah yaa… singkat cerita. Nenek ini habis dari Senen, berobat di Sensei karena beliau habis kecelakaan.

“Perut nenek perih, dari tadi siang belum makan”

“sebentar lagi sampai ko nek” agak menghibur , gaya banget ,,,hehe

“nenek ga punya uang buat beli bubur”

gleg.saya langsung mikir, ada uang ga yaa… saya liat tas. alhamdulillah ada.

sedikit berbagi rejeki, berbagilah saya ke nenek itu.

setelah saya kasih,. nenek itu langsung mendoakan saya. masya Allah, padahal ga seberapa yang saya kasih

“trimakasih. moga cepet selesai sekolahnya trus dapet kerja ya neng”

“aamiin”

“moga dapet pacar yang sholeh “

saya langsung ralat “suami nek, bukan pacar😀 “

“oia, suami…” kata si nenek

Masya Allah, saya sangat terkesan dengan orang-orang anonim. belum saya kenal. tapi mendoakan saya. pernah juga saya hanya kasih Rp.1000 ke pengemis, tapi doanya panjaaaaaaaaaaang bener . terlepas dari polemik pengemis itu kayak gimana, saya sangat berterimakasih, who knows doa siapa yang bakal dikabulkan oleh Sang Maha Pengabul Doa?

Kita bukan orang egois kan? Maka Jangan pelit-pelit juga untuk mendoakan orang-orang yang sudah berperan dalam hidup kita, orang-orang yang kita cintai🙂. dari buku Komitmen Muslim Sejati-Fathi Yakan. Ada sabda Rasulullah saw :
Doa seseorang untuk saudaranya dari kejauhan itu mustajab.di kepalanya ada malaikat yg ditugasi.Setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya,maka malaikat yg ditugasi berkata,”Amin, semoga kamu mendapatkan yang serupa”HR.Muslim >> Di penjelasan Rukun Baiat yg ke 9.Al Ukhuwah

Doakan mereka sehabis shalat atau di waktu-waktu mustajab lain🙂

maka, saling mendoakan kawan🙂 saya sangat suka dan para malaikatpun berbalik mendoakan. Jangan lupa doakan saya yaaa… jazakumullah😀

Suatu saat nanti,
kita semua akan dipisahkan oleh jarak,
dipisahkan oleh waktu.
Saat itu, mungkin kita semakin lupa kisah-kisah sekarang.

Cuma satu,
jangan lupa aku,
dalam doa kamu.
Sepertimana aku,
yang tak akan pernah melupakan kamu,
dalam setiap doa yang aku kirim,
moga kau Allah karuniakan nikmat yang lebih baik dari yang aku rasa

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s