Kesendirian


Saya merasa sendiri sekarang. Meski yakin ada Allah ta’ala yang selalu menjaga. Temen deket kuliah, best friends udah pada meninggalkan kampus. Tempat pelarian saya dari segala kepenatan amanah dakwah. Mereka sudah punya kehidupan sendiri, di daerah masing – masing.

Sadar, harusnya menjalani dakwah ini dengan penuh kecintaan, dan itu sudah kulakukan ya Rabb. Aku mencintai dakwah ini❤ . Hingga aku rela memberikan dan berkorban  apapun yang ku punya untuk jalanMu. Meski belum optimal😥 “Dakwah adalah cinta dan cinta akan meminta segalanya darimu” .

Ya Rabb… bahkan aku terlalu mencintai jalan ini, jalan dakwah ini. hingga tanpa sadar, kehilangan hak-hak pribadi. Bukan salah siapa-siapa, hanya diri yang tidak tawazun😥 Rasulullah saw pun melarang sahabat Abu Bakar Ash Shidiq untuk menginfaqkan seluruh hartanya untuk jalanMu. Sisakan juga untuk keluargamu,begitu kata Rasulullah saw.

Aku memang sangat jauh dari keshalihan Abu Bakar Ash Shidiq, hanya memberikan sedikit mungkin, semampuku untuk jalan ini. tapi kenapa aku sudah merasa banyak berkorban Ya Rabb? Innalillah… bisa jadi niatku yang tak lurus😥

Bantu aku untuk meluruskan niat ya Rabb…

Di kota ini, kota perjuangan, Purwokerto. Tempat dimana, benar-benar bisa menempa diri, melejitkan potensi. Baru tersadar ternyata aku tinggal sendirian… Kesendirian mengajarkan ketangguhan. Keep fight fit🙂

Perjalanan pulang dari Masjid Kampus Nurul Ulum sehabis tatsqif rutin ahad sore kemarin mengingatkan kembali. Geremis, malam hari dan berjalan sendiri. Jadi semangat buat lulus dan segera meninggalkan kota ini. Saya sudah sendirian , tidak ada kawan. Biasanya ada mereka yang menemani, mengalihkan dunia saya yang ini.

saya tidak mengharapkan apa-apa dari jama’ah, hanya kebaikan dan keberkahan. Sungguh, takut tidak istiqomah ya Rabb… hingga sangat sulit berkata “tidak” untuk sebuah amanah. “Faalhamaha fujuroha wa taqwaha (QS.Asy Syam ). Allah ta’ala hanya menciptakan dua jalan, fujur dan taqwa. Kalau kita tidak bersama taqwa pasti bersama fujur, tak ada jalan tengah-tengah”nasihat MR

Kadang ada perasaan ingin keluar dari jama’ah. tapi istiqomahkan di jama’ah ini ya Rabb…sangat sedih😥 pasti ketika Islam ini mencapai kejayaannya tapi aku sudah sudah gugur di jalanMu. karena dakwah ini akan tetap berjalan, ada atau tanpa kita menyertainya. saya ingin sekali berperan Ya Rabb dalam membangun peradaban Islam.

Rabb… Beri saya kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi.hujani saya dengan semangat. Saya sudah sendiri disini ya Rabb, saatnya mencari lingkungan baru, ladang dakwah baru. saya sudah jumud di kota ini😥 merasa sudah tidak bisa berkembang lagi.

Backsound kayaknya pas, nasyid “Sendiri Menyepi -Edcoustic ”🙂

 Sendiri Menyepi.. Tenggelam dalam renungan Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan perlahan kucari, mengapa diriku hampa… mungkin ada salah, mungkin ku tersesat, mungkin dan mungkin lagi… Oh Tuhan aku merasa sendiri menyepi ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi sampai kapan ku begini resah tak bertepi kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala benderang di hidupku.. Perlahan kucari, mengapa diriku hampa mungkin ada salah mungkin ku tersesat, mungkin dan mungkin lagi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s