Hari Tanpa Metromini Se-Jakarta


Transportasi, jadi sesuatu yang penting untuk memudahkan mobilitas kita. Pemilihan transportasi yang akan digunakan, pastinya yang efektif dan efisien. Efiektif secara waktu dan efisien secara finansial, satu lagi yang penting, kenyamanan. Jakarta, Ibukota negara ini dengan jumlah penduduk terpadat berbanding lurus dengan tingkat mobilitasnya. Kemacetan, jadi permasalahan yang tak kunjung terselesaikan. Sudah banyak cara pemkot Jakarta untuk mengatasinya, mulai  dari memberlakukan Three in One, membuat bus Trans Jakarta dan sebagainya.

Metromini, jadi moda transportasi khas di kota ini. Hanya ada di Jakarta, rutenya pun beragam dari Jakarta Timur sampai Jakarta Barat. Seiring dengan kenaikan BBM, naik pula tarifnya dari yang sebelumnya Rp.2000 menjadi Rp.3000. Tarifnya yang jauh dekat, sama menjadikannya salah satu moda transportasi favorit. Catatan untuk para pengurus dan pengemudi Metromini, masih banyak bis yang tidak layak Jalan. Pengalaman, pernah Metromini yang saya naiki sering mogok dan akhirnya di-oper ke bis lain.bete. Pengemudinya juga tak jarang yang ugal-ugalan, jadi banyak istigfar aja🙂 dalam hati cuma bisa komen “lagi ngejar setoran nih sopir,moga selamat sampai tujuan” . Sedikit saran untuk para penumpangnya, jangan merokok plisss. Boleh deh ngerokok asal asapnya ditelan sendiri😀 . Jangan egois juga, utamakan perempuan hamil atau yang bawa anak kecil,  lansia dan difable.

Saya kagak mau cerita tentang cara mengatasi kemacetan atau segala hal tentang pembenahan bis bernama Metromini itu. Hanya share, apa yang saya rasa di tanggal 1 Agustus 2013, awal bulan dan masih Ramadhan. Pagi itu seperti biasa saya memulai aktivitas, berangkat dari rumah sekitar jam 07.30 WIB. Jalan dari rumah dan baru akan menggunakan kendaraan umum di Pondok Kopi, Jakarta Timur. Sebelum sampai ke tempat biasa naik angkot, saya melihat banyak Metromini yang masih terparkir, Metromini 47 jurusan Pondok Kopi-Senen. Sampai di Pondok Kopi pun ternyata, Metromini 506 jurusan Pondok Kopi-Kampung Melayu juga tidak beroperasi. What happen?

Angkot 25 jurusan Pulogebang-Rawa Mangun yang biasa saya naiki, padat, tidak seperti biasanya.

“Pak, Metromini kagak narik sekarang?”

“kagak, ga tau nanti siang. katanya bisnya mau diganti” kata sopir angkot

Dalam hati, lha ko pada mogok? karena bisnya mau diganti. ga ngerti deh. tapi jadi pada kasian aja sama para penumpang setia Metromini karena mungkin banyak juga yang belum tau kalo mentromini hari itu ga narik. Banyak penumpang yang masih stay nungguin, etah dari dan mau sampe jam berapa tuh. Eh, tapi jalanan berasa sepi, jadi cepet sampe tujuan.

Penasaran dengan apa yang terjadi hari ini, Hari Tanpa Metromini Se-Jakarta,. Saya browsing di internet, beberapa info yang saya dapat. Para sopir mentromini demo di Balai Kota :

1. Perapian atau kontrol terhadap bis ini akan lebih di perketat. Surat-surat dan uji kelayakannya, karena  ga jarang bis yang beroperasi sudah tidak layak jalan. Menurut beritanya, mungkin hal ini dampak dari sering kali bis ini kecelakaan dan baru-baru ini menewaskan pelajar SMP di daerah Jakarta Timur. Para sopir bilang, bukan mereka tidak ingin memenuhi persyaratan uji  kelayakan dan sebagainya tapi petugas yang mempersulit.
http://www.tempo.co/read/news/2013/08/01/083501526/Sopir-Metromini-Demo-di-Balai-Kota

http://metro.sindonews.com/read/2013/08/01/31/767919/puluhan-sopir-metro-mini-serbu-balai-kota-dki

2. Bis mau diganti dengan yang lebih baik dan layak. ber AC juga. Para sopir menolak dengan alasan, kalo seperti itu mereka akan menaikan tarif dan pastinya akan lebih memberatkan penumpang. Selain itu, berarti mereka harus membeli bis yang harganya pasti mahal.

http://m.merdeka.com/peristiwa/ahok-jangan-takut-sopir-lama-bakal-dialihkan-ke-metromini-baru.html

 

Metromini saat ini

DSC03214

Rencana pengganti Metromini

images

Jujur, untuk sekarang kalo ada pilihan, saya lebih suka naik metromini daripada busway. Memang busway, bisnya nyaman tapi paling ga suka lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget ngantrinya, ngabisin waktu banyak dan kaki pegel diri dan plusnya lagi desak-desakan.huhhf

Apa deh, mau trans jakarta, metromini, angkot, kopaja, mikrolet. Berharap semua moda transportasi umum di jakarta bakal lebih lebih lebih baik lagi. sehingga membuat para pengguna kendaraan pribadi merasa aman ,nyaman dan yakin untuk beralih ke kendaran umum. Dengan begitu kemacetan di Jakarta akan mulai teratasi. Insya Allah. Plis deh bapak-bapak, jangan ada yang mogok-mogokan lagi… Enjoy Jakarta😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s