Dear My Passion , Dear My Ambition


Ada orang sangat dengan mudahnya merealisasikan cita-citanya, menjalankan aktivitas sesuai dengan hati nurani dan minatnya. Rasanya mungkin bahagia dan tenang. Mulus , lancar jaya untuk menjalani semua itu tanpa ada hambatan yang bererati. Hidup bahagia seperti itu ya? dijalani sesuai dengan passion. tapi ada juga yang harus menggapai ambition n merealisasikan passion harus dengan berjuang lebih keras. Harus bergerak tiga kali dari orang lain, harus berkorban empat kali dari biasanya. Yakin saja, ini cara Allah swt untuk meng-up grade kapasitas diri kita.

Allah itu sesuai prasangka hambaNya maka berhusnudzanlah kepadaNya

Ketika sedang berjuang untuk meraih cita-cita, kadang merasa “gila, berat banget niih…cobaan” sudah merasa paling sengsara sendiri di dunia *sigh. Hello? Dunia masih terhampar luas, banyak jalan menuju Makkah🙂 Yang kasih cobaan siapa? Allah. Ya sudah, mintalah solusi padaNya juga. oke.

Setelah beberapa tahun kuliah, saya menonton sebuah video motivasi dari Sang Pembuat Jejak , menuliskan ambisinya dan barakallahu fiik, kertas cita-cita itu perlahan menjadoi coretan karena banyak yang sudah direalisasikan. Happy😀 Menginspirasi tapi berasa telat juga buat kayak gitu. Finally, jalan hidup orang emang gak sama. tujuan sama, tapi kita bisa lewat jalur yang berbeda untuk mencapainya. Itu jalan beliau dan ini jalan saya🙂 merasa tersemangati, terimakasih.

Saya pernah dapat pesan nasihat sepeti ini :

Matinya hati adalah beramal dengan amalan akhirat untuk tujuan duniawi ( Hasan Al Bashri) . Mereka beribadah karena cemas pada dunia . Mereka berdoa dengan khusyu karena berharap pada dunia. Mereka menyembah Allah karena dunia. Mereka bangga dengan tujuan dan cita-cita dunianya tanpa rasa malu kepada Allah. Hati dan pikiran mereka berisi cita-cita, target dan tujuan dunia.

aaarrghh… astagfirullah. langsung beristigfar ketika mengingat nasihat ini. Engkau juga sudah memperingatkan ya Rabb :

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini,… “, (Q.S Ali-Imran : 14)

Maka ambition and passion  harus disesuaikan dengan jalanMU . Dunia bukanlah tujuan, dunia adalah ladang amal. Sungguh ketika berdoa agar ambition and passion terealisasikan , bukan berarti ibadah kami untuk mencapai itu . Mengharap ridhaMu, mardhatillah.

Image

Parameter sukses hari ini tak bisa dipungkiri, orang juga melihat dari kesuksesan dunianya. Pernah dengar selentingan orang berkata ” Ngapain jungkir balik shalat, ngaji kalau masih miskin juga kagak bahagia” Oh man, padahal ukuran kebahagian kita berbeda. Allah swt dan RasulNya juga mengajarkan untuk kita berikhtiar tak hanya berdoa kemudian bertawakal pada Allah. Bukan pada shalatnya yang salah, jangan-jangan apa upaya mencapai kesusksesan yang belum sungguh-sungguh. Kisah seorang sahabat dan unta tunggangannya  di zaman Rasulullah SAW bisa kita jadikan teladan , Seseorang berkata kepada Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Aku lepaskan untaku dan (lalu) aku bertawakal ?” Nabi bersabda, “Ikatlah kemudian bertawakallah kepada Alloh.” (HR. Tirmidzi dan dihasankan Al Albani dalam Shahih Jami’ush Shoghir). Dalam riwayat Imam Al-Qudha’i disebutkan bahwa Amr bin Umayah Radhiyallohu ‘anhu berkata, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah!! Apakah aku ikat dahulu unta tungganganku lalu aku bertawakal kepada Allah, ataukah aku lepaskan begitu saja lalu aku bertawakal?’, Beliau menjawab, ‘Ikatlah untamu lalu bertawakallah kepada Allah.” (Musnad Asy-Syihab, Qayyidha wa Tawakal, no. 633, 1/368)

Shaleh, prestatif dan bermanfaat untuk umat dan Allah ridha, waah ideal sekali😀 Shaleh pribadi, shaleh sosial. sayang banget kalau shaleh dan sukses tapi hanya untuk diri sendiri “sebaik-baik manusia adalah bermanfaat untuk yang lainnya” . Semoga Allah menghidupkan saya bersama orang dan lingkungan yang mendukung terealisasikannya passion dan cita-cita itu. Kalau ketika merealisasikan ambition and passion, merasa harus berjuang hebat. Anggap saja sebagai sarana untuk meng-upgrade kapasitas diri.Amal yaumi dikencangkan dan ini adalah  sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri pada Allah. Karena Allah sedang cemburu, ingin lebih dekat dengan kita🙂 *alarm diri

Planning-Ikhtiar-doa- tawakal. Berdoa pada Allah agar senantiasa dikuatkan azzam dan bersungguh-sungguh dalam merealisasikan ambition and passion dan agar senantiasa selalu dalam keridhaanNya. Semangaaaaaaaaaaatttt ! ” Ya Rabb, Letakkanlah dunia di tanganku jangan di hatiku”

Dear My Passion, Dear My Ambition…..

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s