Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu ابن قيم الجوزية


Image

“Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlak mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah.”

“Cinta merupakan cermin bagi seseorang yang sedang jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemah-lembutan dirinya dalam citra kekasihnya. Karena sebenarnya, ia tidak jatuh cinta kecuali terhadap dirinya sendiri.”

“wahai yang bersemayam di dalam rasa dan diriku

engkau jauh dari penglihatan dan pandangan

engkau adalah ruhku jika aku tak memandangmu

dia lebih dekat denganku dari segala pendekatan”

angan-angan tentang dirimu ada di mataku

ingatan tentang dirimu ada di mulutku

tempat kembalimu ada di mulutku

tapi kemanakah engkau hilang dariku?

wahai yang bersemayam di antara perut dan iga

sekalipun tempat tinggalmu berjauhan dariku

kasih sayang tercurah untuk senantiasa mencinta

jika engkau tiada menggapainya ia akan membumbung

ku cari alasan dari dosa yang ku lakukan

tapi kau paksa aku menjadi pemutus tali

kau bawa pergi akalku di kesempitan jurang

setelah aku berumur akal itu kau bawa kembali

itulah cinta kami yang berdampingan

engkau telah mensigati dengan adil dan jeli

Ya Rabbi…..

kusibukakan dia dengan cintaku

seperti Engkau sibukan hatiku dengan cintanya

agar menjadi ringan apa yang bersemayam di hatiku..

aku memohon kepada dzat yang membalikan keinginan

hasratku kepadamu dan hastarmu kepadaku

atau biarkan cinta mengalir di hatiku…

“ada kafilah yang berlalu menjelang malam

jalan berdebu dan malam merambat kelam

mereka menggiring hasrat menyatu dengan bumi

perjalananpun tenggelam di balik ambisi

bintang malam menuntun yang mereka harapkan

yang menggantung di atas bintang dan kenikmatan

dalam pemeliharaan yang tidak di dapat orang lain

tak peduli celaan orang yang suka melontar celaan “

“ku ingin memeluknya di saat hati sedang merindukan

adakah kedekatan setelah kami saling berpelukan

kucium mesra agar kerinduan itu sirna

keinginan untuk bertemu semakin membara

kobaran di hati belum jua terobati

kecuali setelah dua hati saling mengisi”

“tiba-tiba dia melihat sang kekasih

tak seatah katapun terucap dari lidah”

“tanda cinta yang menyusup ke dalam hati

ada yang berubah jika dia melihat yang di cintai”

“jika ku lihat panasnya cinta di dalam hati

ku cari pancuran air untuk mendinginkan

berikan padaku kedinginan air yang pasti

karena dalam perut ada api yang menghanguskan”‘

“Aku tidak tahu apakah pesonanya yang memikat

atau mungkin akalku yang tidak lagi di tempat”

“keindahannya pangkal segala keindahan

dan magnetik laki-laki yang memandang”

“cinta bukanlah karena keindahan dan yang tampak di mata

tetapi karena yang menyatukan hati dan jiwa”

“ada getaran yang merasuki jiwa yang murah hati

laiknya getaran dahan kerana angin yang sepoi-sepoi”

“Engkaulah pembantai setiap pemabuk cinta

pilihlah untk jiwamu siapa yang kau pilih”

“Cintaku bersemi apa pun dirimu

tak peduli keadaanmu dulu dan kini

kau tak peduli kepadaku dan akupun begitu

siapa tak pedulikan dirimu hendak memuji

aku menyukai mereka sekalipun dirimu seperti musuhku

penilaianku terhadapmu sama terhadap mereka aku menilai

kudapatkan kenikmatan jika ada yang melecehkanmu

biarkan orang mencelaku karena cinta telah terpatri”

One thought on “Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu ابن قيم الجوزية

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s