Mau kemana?


balloon-colorful-33327

Akhir hidup ini sebenarnya kemana? kemana bermuaranya? Belakangan, pertanyaan itu menghantui,membayangi sepanjang hari. Kenapa harus hidup? kalau akhirnya kita mati. Galau banggeettt yaaah…hahaha…Memang tidak pantas, sebagai makhluk ber-Tuhan mempertanyakan seperti itu. Apalagi dalam kitab suci tertulis “Sesungguhnya Aku ciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada-Ku (Adz Dzariyat :56) ” Yup, apapun kebaikan yang kita lakukan, niatkan beribadah kepada-Nya. Semua aktivitas mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi.

Diri ini sedang berpayah-payah mencapai semua cita-cita dan impian. Standarisasi sukses imasyarakat kebanyakan itu terlihat bahagia adalah punya rumah,kendaraan, berpendidikan tinggi, penghasilannya banyak, keluarga yang bahagia.

Rasulullah SAW pun bersabda : أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ. “Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban)dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)

Kadang takut, tidak bisa mencapai kesuksesan itu. tiap kita memang ditakdirkan untuk punya takdirnya masing-masing agar kita bisa mengambil hikmah, dapat belajar sabar dan bersyukur. “Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya”

Zaman TK berpikir gimana rasa jadi anak SD, begitu terus. Berpikir di usia selanjutnya, bagaimana dengan kehidupan yang akan dijalani? Seperti apa? Sukses? Bahagia? atau…..ah, takut berimagi😥

Masa depan itu memang misteri, tapi langkah-langkah kita hari ini sangat menentukan masa depan

Silaturahim dengan seorang guru, membekas sebuah nasihat ” Rencana Allah itu akan lebih indah dari rencana kita. Apa yang terjadi esok , masih menjadi rahasia-Nya. Dekatkan diri pada Allah, jalani dan tawakal” Takut pada masa depan, wajar. Karena manusia diciptakan memang punya rasa takut tapi ingat,kita masih punya harapan. Harapan yang menjadi ruh kehidupan. Harapan itu masih ada😀 . dan masa depan yang pasti adalah kematian. ini juga , yang mengusik beberapa hari ini. Sesukses apapun,sebahagia apapun di dunia ini, pasti akan mengalami kematian.

Akhirat nanti, apa kabar? aaaahh…..panasnya neraka. innalillah. Remember : Kalau sedang mengajar cita-cita, bersemangatlah seolah-olah kita hidup seribu tahun lagi. kalau lagi shalat, puasa,tilawah, hadirkan hati seolah-olah ini, ibadah terakhir. Masih misteri memang apa yang terjadi pada kehidupan ini 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi, 40 tahun lagi. Setelah sarjana mau apa? lanjut sekolah.dimana? kerja dimana? nikah dengan siapa? kapan detak jantung berhenti? Pertanyaan hidup ini mau kemana? Kita yang menetukan.Jalani saja, tentu juga dengan rencana.bahagiakan diri, bahagiakan orang-orang sekitar.

Semangat hari ini !!! karena hari ini adalah milik kita. Kemarin sudah lewat dan esok masih tanda tanya besar. Semoga Allah selalu memberi arah,kebahagiaan dan keberkahan di hidup yang sedang berjalan ini.aamiin.

Positif thinking,hidup tidak semenyeramkan yang dibayangkan.Karena hanya sekali,maka bersenang-senanglah tapi tetap dalam koridor-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s