Hey


hey-youHey, aku suka cara kita saling mengacuhkan,
seperti tidak pernah ada apapun yang tersimpan.
Kupikir dengan begitu kau sedang kubunuh diam-diam.
Tapi mungkin justru akulah yang sedang terbunuh pelan-pelan.

Hey, sekarang aku tahu,
Bahwa yang kita pernah miliki adalah istimewa.
Dan apa yang kurasa ketika menemukanmu, adalah apa yang selalu ingin aku rasa.
Hey, pernah kudapati aku membayangkan ini,
Kalau kita masih bertemu lagi.
Mungkin karena hati kita masih saling mencari.

Hey, sekarang aku sedang rindu.
Tapi cuma Tuhan yang boleh tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s