55:55

Alhamdulillah… tiada kata yang pantas diucapkan,selain rasa syukur padaMu Ya Allah. Waktu terus berjalan,tak terasa sampai pada bilangan usia yang baru. Rasanya baru kemarin pakai seragam putih abu-abu,rasanya baru kemarin bersusah payah ikut test masuk Perguruan Tinggi Negeri, rasanya baru kemarin berproses di kampus. dan saat ini, adalah masa mempertanggungjawabkan impian,semangat raih gelar sarjana!!! iya tau,substansinya ilmu yang bermanfaat,bukan gelar sarjana tapi gelar sarjana juga penting.

Tetap bersyukur, agar kita senantiasa bahagia. “Untuk urusan dunia,lihat ke bawah. Lihat orang-orang yang serba kekurangan.Lihat ! kita masih sangat beruntung. maka bersyukurlah ! Kalau  untuk urusan akhirat , lihat ke atas. Jangan pernah merasa sombong dengan sedikit amal yang sudah dikerjakan. Lihat! mereka lebih keren.maka semangat ber-fastabiqul khairat-lah!”

D’massiv boleh bilang ‘cinta ini membunuhku” tapi saya boleh bilang ” waktu ini membunuhku” aaaaaaaaaaaaarrrgghh…. #jleb…. semoga saya termasuk orang-orang yang beruntung yaitu yang panjang umur dan senantiasa berbuat kebaikan dan dalam berkah Allah.aamiin. Jadi inget lagu The Changcuters “Generasi Pantang Tua” (Maap,saya denger lagu beginian :D)

Waktu melaju tak menunggu | Masa muda cepat berlalu | Umur hitungan belakang | Tak perlu risau karenanya|Semangat muda abadi | Takkan kadaluarsa | Bakar dan biarkan membara | Selamanya, berjaya | Selamanya, muda !

Di pertambahan usia ini,yang sejatinya adalah berkurangnya jatah usia dari Allah. Semoga menjadi diri yang lebih baik. “yang terdekat adalah maut, yang terjauh adalah masa lalu”(Nasihat Imam Al Ghazali) , bisa mempersiapkan bekal terbaik untuk negeri akhirat,bisa mengambil hikmah terbaik dari masa lalu. aamiin.

Semangat mempertanggungjwabkan impian! memiliki impian itu gampang tapi merealisasikannya gampang-gampang susah. Ingat ,gampangnya 2x ,susahnya 1x 🙂 *mensugesti diri*

Atas segala khilaf dan dosa,ampunilah Ya Rabb…

Allah,terimakasih.terimakasih untuk semuanya….di pertambahan usia,semoga makin barakah.terimakasih untuk nikmat dunia yang Kau beri. Terimakasih atas anugerah yang Kau beri, untuk Bapak yang sangat hebat; untuk Mama terhebat yang selalu ku rindu ;untuk keluarga tercinta, support dan doa ; untuk kawan-kawan terbaik, pemberi semangat,canda dan tawa. terimakasih.

Terimakasih atas hidayah yang Kau beri, akan ku peluk erat.Istiqomahkan Ya Rabb…sampai tiba husnul khatimah nanti.aamiin.

 

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

[QS. Ar Rahman (55):55]

*di bilangan usia yang baru, 18 februari

take-a-moment-say-alhamdulillah

 

Waktu melaju tak menunggu Masa muda cepat berlalu Umur hitungan belakang Tak perlu risau karenanya Semangat muda abadi Takkan kadaluarsa Bakar dan biarkan membara Selamanya, berjaya Selamanya, muda Ketika rambut mulai beruban Jangan pikirkan jadi beban Semangat muda abadi Takkan kadaluarsa Bakar dan biarkan membara – See more at: http://myindolirik.blogspot.com/2014/01/lirik-changcuters-generasi-pantang-tua.html#.UwYpiqKfKwo

Source : http://myindolirik.blogspot.com/2014/01/lirik-changcuters-generasi-pantang-tua.html#.UwYpiqKfKwo
Content Copyrighted to My Indo. Lirik

Waktu melaju tak menunggu Masa muda cepat berlalu Umur hitungan belakang Tak perlu risau karenanya Semangat muda abadi Takkan kadaluarsa Bakar dan biarkan membara Selamanya, berjaya Selamanya, muda Ketika rambut mulai beruban Jangan pikirkan jadi beban Semangat muda abadi Takkan kadaluarsa Bakar dan biarkan membara – See more at: http://myindolirik.blogspot.com/2014/01/lirik-changcuters-generasi-pantang-tua.html#.UwYpiqKfKwo

Source : http://myindolirik.blogspot.com/2014/01/lirik-changcuters-generasi-pantang-tua.html#.UwYpiqKfKwo
Content Copyrighted to My Indo. Lirik

Waktu melaju tak menunggu Masa muda cepat berlalu Umur hitungan belakang Tak perlu risau karenanya Semangat muda abadi Takkan kadaluarsa Bakar dan biarkan membara Selamanya, berjaya Selamanya, muda Ketika rambut mulai beruban Jangan pikirkan jadi beban Semangat muda abadi Takkan kadaluarsa Bakar dan biarkan membara – See more at: http://myindolirik.blogspot.com/2014/01/lirik-changcuters-generasi-pantang-tua.html#.UwYpiqKfKwo

Source : http://myindolirik.blogspot.com/2014/01/lirik-changcuters-generasi-pantang-tua.html#.UwYpiqKfKwo
Content Copyrighted to My Indo. Lirik

Advertisements

Muhammad Miftahulyasaar Rayantra

miftah

Selamat datang Muhammad Miftahulyasaar Rayantra 🙂

Lahir di Bekasi, akhir tahun lalu, tepatnya 29 Desember 2013.  Alhamdulillah hari ini , Sabtu , 11 Januari 2014, mau di aqiqah, di Mustika Jaya , Bekasi.  Silahkan hadir 🙂 Sayang tante gak bisa dateng,doa terbaik untuk jagoan. semoga menjadi anak yang shalih,cerdas,berbakti pada kedua orang tua,bermanfaat untuk agama dan bangsa.

Happy Mother’s Day

 

Capture

Di Indonesia , Hari Ibu diperingati tiap 22 Desember . Pada tanggal itu, para perempuan se Indonesia mengadakan kongres. tapi kenapa di Indonesia kalau hari Ayah ,gak booming yaaa? setau aku Hari Ayah itu 12 November.isn’t?

whatever….menurut gue,itu cuma tanggal  yang dipas-pasin ajalah.biar lebih memorable. tiap hari harus membahagiakan orang tua.Ibu atau bapak,keduanya berjasa bagi kita. Surga memang di bawah telapak kaki Ibu,tapi kunci pintu surga ada pada Ayah 🙂

Inget ada status gini :

Tak Akan Pernah Ada Hari Ibu… Jika Tak Pernah ada Bapak…

Sebab Mana Kala Bapak Tak Pernah di Ciptakan sang Pencipta…
Maka yang ada adalah Hari “Wanita Tua” atau Hari Perawan Tua”

Itulah mengapa Laki laki tak Perlu ada Hari Bapak, sbb Khawatir saat Tak di Cipta wanita, maka Muncul Hari Bujang Lapuk, atau Perjaka Tua…

Maka Berbahagialah, yang Mampu membuat Hari harinya Bersama Orangtua Bahagia, Tanpa Harus Menunggu moment Setahun sekali yg membuat Orangtua Menunggu sampai kriput dan Tua u/ sebuah bakti kita…

Status ini rada kocak tapi #jleb yaaa:) Mama udah dipanggil Allah, jadi yaaa udaaah..heehe, tapi tetap bisa berbakti ko…

Dari Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, ‘Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seseorang dari Bani Salamah. Orang ini bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah masih ada cara bagiku untuk berbakti kepada orang tuaku setelah mereka meninggal?’ Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

نَعَمْ، الصَّلَاةُ عَلَيْهِمَا، وَالِاسْتِغْفَارُ لَهُمَا، وَإِيفَاءٌ بِعُهُودِهِمَا مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِمَا، وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا، وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِي لَا تُوصَلُ إِلَّا بِهِمَا

“Ya, menshalatkan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, memenuhi janji mereka setelah mereka meninggal, memuliakan rekan mereka, dan menyambung silaturahmi yang terjalin karena sebab keberadaan mereka.” (HR. Ahmad 16059, Abu Daud 5142, Ibn Majah 3664, dishahihkan oleh al-Hakim 7260 dan disetujui adz-Dzahabi).

meskipun gw tetep sedih kalo inget mama,wajar lah….tapi gak meratap.berusaha jadi anak yang shalihah aja.biar jadi amal jariyah untuk mama,aamiin.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim 1631, Nasai 3651, dan yang lainnya).

momday

 

Nikah…nikah…nikah…rrrrrr

fallinlove

Emang kapan seseorang itu dikatakan siap menikah?  Semangat menikah,beda dengan siap menikah lho. Mungkin banyak orang yang semangat  nikah, tapi dari kesiapan belum. Terlebih laki-laki,bekalnya harus banyak. Siap menafkahi lahir dan batin,tetap berpenghasilan. Bukan matre , tapi realistis. Kata Ustadz Salim A Fillah, istri sholehah itu bukan berarti gak butuh kulkas. Emang kalo istri sholehah, tanpa kulkas, sayuran akan awet seminggu?  Laki-laki kan juga harus jadi seorang imam yaaa… layaknya Imam dalam shalat. Imam itu harus hafalan qur’annya lebih banyak,lebih fasih bacaan qur’annya. Dan yang pasti ya harus shalat, pemimpin dalam shalat yang disebut imam kan,hehe

Beberapa hari lalu, saya chatting dengan kawan waktu SMA. Sudah lama tidak bertemu langsung, tapi saya kenal sebagai akhwat yang sangat idealis. Simat (tampilan) saat SMA saja, sudah rapih,artinya jilbab panjang ,pakai rok dan berkaos kaki. Yah…bedalah dengan saya, masa SMA itu masa transisi ke arah yang lebih baik,insya Allah. Nah, kawan saya ini,yang saya tahu sudah menikah beberapa tahun lalu. Mungkin sekitar 4 atau 5 tahun lalu,karena sudah memiliki 2  orang buah hati dan yang paling besar sekitar 4 tahun insya Allah.

Sempat terkejut dengar kabar bahwa kawan saya ini, ternyata telah pisah dengan suaminya. Semoga ini jalan yang terbaik, memang saya pribadi tidak terlalu paham apa permasalahannya.

“Emang kenapa? Ko bisa pisah.maaf,mungkin nanti bisa aku jadikan hikmah” saya coba berani bertanya

“Karena engga cinta.dulu pasrah aja sama jodoh. Mungkin itu yang terbaik” jawabnya

Rada bingung, dengan jawaban itu. Cinta ? Cinta karena apa? Saya emang gak tanya sih,takut gak enak kebanyakan nanya. Maka saya sadar, menikah itu tidak buru-buru karena emang tidak sedang lomba lari. Keputusan memutuskan untuk menikah,libatkan Allah dan orang-orang sekitar. Terutama orang tua, karena ridho Allah, ridho orang tua. Trus keluarga,sedeket-deketnya temen deket, kalau ada masalah lebih nyaman ama keluarga.

“Jadi istri yang baik akan mudah dijalanin kalau ada perasaan cinta.yang ” lanjut dia

Jadi selama ini tanpa cinta? Tapi sudah punya dua putra, yang lucu-lucu. Semoga mereka jadi generasi yang tangguh dan shaleh.aamiin.

“yang cinta aja masih bisa pisah,gimana yang gak” katanya

Yaahh…bener juga siih….tapi gue gak ngerti cinta apaan. Belum pernah yang bener2 sukaaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama orang.trus kalo orang itu sama yang lain jadi sedih,biasa aja gue.  Gue simpel, ya berarti bukan jodoh, ada yang lebih baik. Tapi gak pernah sih,gue susah jatuh cinta..bwahahaha

Kalau tidak cinta, kenapa mau dinikahi? Laki-laki memang bebas memilih tapi perempuan, bebas menolak.hehe. Masing-masing diri,pasti punya kriteria pasangan. Apalagi untuk sebuah pernikahan, diikat dengan ikatan yang kuat,berjanji dengan Allah. Inginnya seumur hidup sekali,.terlebih banyak doa yang disematkan dari saudara dan sahabat,semoga menjadi keluarga sakinah,mawadah,warahmah dalam dakwah,melahirkan generasi Rabbani.

“Kalo boleh saran,kalo punya lelaki yang disukai,baiknya diusahakan” lanjutnya

Bersabar dan terus memperbaiki diri,insya Allah akan bertemu yang terbaik. Belum niat banget menikah sekarang, gak tau nanti,masih banyak yang ingin dilakukan. Semoga pernikahan yang terjadi nanti untuk selamanya,seumur  hidup sekali, sampai mau memisahkan.aamiin. inget deh sama kata-kata bijak, kurang lebih  sih,gak ngapalin juga,hehe“aku mencintaimu karena agamamu,maka jika engkau menjauh dari agama maka hilang pula cintaku” 😀

Terimakasih sudahberbagi yaa…semoga sabar dan segera menikah lagi kawan,bahagia selalu .

rijal

Mau kemana?

balloon-colorful-33327

Akhir hidup ini sebenarnya kemana? kemana bermuaranya? Belakangan, pertanyaan itu menghantui,membayangi sepanjang hari. Kenapa harus hidup? kalau akhirnya kita mati. Galau banggeettt yaaah…hahaha…Memang tidak pantas, sebagai makhluk ber-Tuhan mempertanyakan seperti itu. Apalagi dalam kitab suci tertulis “Sesungguhnya Aku ciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada-Ku (Adz Dzariyat :56) ” Yup, apapun kebaikan yang kita lakukan, niatkan beribadah kepada-Nya. Semua aktivitas mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi.

Diri ini sedang berpayah-payah mencapai semua cita-cita dan impian. Standarisasi sukses imasyarakat kebanyakan itu terlihat bahagia adalah punya rumah,kendaraan, berpendidikan tinggi, penghasilannya banyak, keluarga yang bahagia.

Rasulullah SAW pun bersabda : أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ. “Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban)dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)

Kadang takut, tidak bisa mencapai kesuksesan itu. tiap kita memang ditakdirkan untuk punya takdirnya masing-masing agar kita bisa mengambil hikmah, dapat belajar sabar dan bersyukur. “Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya”

Zaman TK berpikir gimana rasa jadi anak SD, begitu terus. Berpikir di usia selanjutnya, bagaimana dengan kehidupan yang akan dijalani? Seperti apa? Sukses? Bahagia? atau…..ah, takut berimagi 😥

Masa depan itu memang misteri, tapi langkah-langkah kita hari ini sangat menentukan masa depan

Silaturahim dengan seorang guru, membekas sebuah nasihat ” Rencana Allah itu akan lebih indah dari rencana kita. Apa yang terjadi esok , masih menjadi rahasia-Nya. Dekatkan diri pada Allah, jalani dan tawakal” Takut pada masa depan, wajar. Karena manusia diciptakan memang punya rasa takut tapi ingat,kita masih punya harapan. Harapan yang menjadi ruh kehidupan. Harapan itu masih ada 😀 . dan masa depan yang pasti adalah kematian. ini juga , yang mengusik beberapa hari ini. Sesukses apapun,sebahagia apapun di dunia ini, pasti akan mengalami kematian.

Akhirat nanti, apa kabar? aaaahh…..panasnya neraka. innalillah. Remember : Kalau sedang mengajar cita-cita, bersemangatlah seolah-olah kita hidup seribu tahun lagi. kalau lagi shalat, puasa,tilawah, hadirkan hati seolah-olah ini, ibadah terakhir. Masih misteri memang apa yang terjadi pada kehidupan ini 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi, 40 tahun lagi. Setelah sarjana mau apa? lanjut sekolah.dimana? kerja dimana? nikah dengan siapa? kapan detak jantung berhenti? Pertanyaan hidup ini mau kemana? Kita yang menetukan.Jalani saja, tentu juga dengan rencana.bahagiakan diri, bahagiakan orang-orang sekitar.

Semangat hari ini !!! karena hari ini adalah milik kita. Kemarin sudah lewat dan esok masih tanda tanya besar. Semoga Allah selalu memberi arah,kebahagiaan dan keberkahan di hidup yang sedang berjalan ini.aamiin.

Positif thinking,hidup tidak semenyeramkan yang dibayangkan.Karena hanya sekali,maka bersenang-senanglah tapi tetap dalam koridor-Nya.